Sabtu, 12 Januari 2013



Ayah…
Hangat sinar matamu kau pancarkan kepadaku
Keringat dan letih telah kau korbankan
Itu semua hanya demi aku
Secuil daging yang gak tau diri
Aku bersenang-senang….
Layaknya burung di udara bebas
Tak sedikit aku goreskan pisau dihatimu
Tapi apa yang kau balas kepadaku
Kau siramu hatiku dengan air cinta
Kau selimuti diriku dengan kain kasih
Sampai akhirnya, semua itu membuka hatiku
Tetesan-tetesan penyesalan kini hadir mengikuti jalan hidupku
Ayah….
Maafkan aku..


                                                                        Hasan S Pribadi..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar