MENGALAH
Terpuruk, lemas, dan tak berdaya
Mantan sang raja kembali menahan perih
Kali ini bukan karena tergores pedang perang
Tapi karena tersayat sayatan lisan
Gejolak hati bergemuruh
Lebih dahsyat dari deburan ombak
yang menghantam karang
Dan akhirnya berbuah tangis beku
Tak tahu siapa yang salah
Hanya akulah yang terus mengalah
Biarlah cacian dan makian menerjang
Akanku terjang kembali dengan senyuman
Aku hanya
berharap
Bintang
berikanlah sedikit cahayamu
Untuk menerangi
hidupku yang gelap
DI LORONG
BELAKANG SEKOLAH
Waktu bell pulang sekolah berbunyi ,
suasana kelas begitu ramai karena terbebas
dari terkaman pak Bowo. Akupun berjalan
dengan santai menuju rumah seperti biasa aku lewat lorong belakang sekolah biar
cepat sampai, pada saat itu dari kejauhan aku melihat bayangan seseorang, aku
tak tau mengapa orang itu berdiri bersandar dilorong itu, aku takut jantungku
bergenderang aku berjalan perlahan-lahan aku mengira orang itu adalah pemalak
sadis yang sering beroperasi di sekitar sekolah, Setelah kudekati ternyata
bayangan itu adalah bayangan sesosok perempuan,
siapakah dia……..?dalam hatiku penasaran. perempuan itu menyapaku. “ Hai
Andi….”. ternyata perempuan itu adalah adik kelasku Melisa. “Hai Melisa…..” aku
tak tahu apa yang dilakukan Melisa di lorong ini sendirian, Melisa menatapku
dengan tatapan yang tajam dia mendekatiku terus mendekat dia mendorongku hingga
aku terjepit eggak bisa apa-apa. apa yang dipikirkan perempuan ini aku hanya
diam terpaku. sambil memegang dadaku, dia terus menatapku. Jantungku berdetak kencang apa yang harus kulakukan
pikiranku kemana-mana. di tengah kebingunganku, bibir melisa yang tipis
bergerak seraya mengucapkan sesuatu “I
LOVE YOU”. aku kaget mendengar perkataannya mungkin dia gila atau kesurupan hingga berkata seperti itu. “apa
yang kau katakan…? sadarlah melisa… ada apa denganmu” aku masih bingung dengan
kelakuan melisa… dia seperti bukan melisa yang kukenal… apakah ia serius dengan
perkatannya.. Ah.. itu nggak mungkin… trus ada apa dengannya. “ Andi, aku
serius mengatakan ini kau adalah belahan jiwaku… kau adalah nafasku aku tidak
bisa hidup tanpamu dirimu adalah diriku. Andi…. maukah kau menjadi pacarku”.
Aaaa apa…. apa yang dikatakannya, aku harus bagaimana… kenapa tubuhku tidak
bisa bergerak aku terpaku di tembok ini sementara melisa terus menekanku… “Me..
mel… aku hargai perasaanmu kepadaku, tapi aku takbisa………” siang itu terasa
sangat sunyi sekali, aku tak mengerti kenapa hal ini bisa terjadi tanpa
kusadari ternyata ada yang mencintaiku. “Sudahlah melisa… jangan menagis lagi…
maafkan aku, aku belum bisa pacaran” air mata melisa terus mengalir dimatanya
yang indah. “baiklah andi kalau mungkin itu yang terbaik bagimu, tapi aku
masaih terus menunggu untuk kehadiranmu di hatiku”. Melisa berjalan menjauh
meninggalkanku tetesan air mata terjatuh mengikuti lahkahnya. maafkan aku
Melisa……
Kau Adalah lirik laguku yang hilang
Hening mengisi hatiku
Hatiku hampa kosong
Mungkin sebentar lagi
akan mati
Ada yang hilang dalam
hatiku
Sebuah melodi yang
indah dan harmonis
Kau tinggalkanku……..
Tapi kini tampak berubah
Saat dia mengisi hatiku
Kaulah lirik lagu yang
hilang
dan kini telah sempurna
Nada-nada cinta mulai tumbuh
Seraya kita bernyanyi
Maukah kau jadi lirik laguku
untuk selamanya,,,
SAHABAT & CINTA
Aku
bosan dengan kehidupanku, hidupku tidak berwarna aku seperti burung tak punya
sayap. Betapa menderitanya aku, kulihat diluar banyak remaja menjalin Asmara,
mereka saling bergombal-gombalan dibawah pohon asem, mengeluarkan jurus jitu
untuk mendapatkan perhatian sang kekasih. Bahkan temen seangkatanku sendiri…
baru lulus kemarin telah menikah mau dikasih makan apa istrinya nanti? dia aja
masih dikasih makan, mau ngasih makan anak orang lain…. Wuhhhh,, sungguh aku
tak mengerti, itulah akibat bermain burung dara sembarangan. Tapi aku bosan
dengan hidupku, aku pingin seperti teman-temanku terbang bebas bersama pasangannya
masing –masing. Oh..Aisyah..’’’ bukalah hatimu…… ijankan hatiku berlabuh didermaga hatimu…….. “Dor..dor..dor…
Andi ngapain aja kau dikamar mandi, lama banget…. gantian donk,,. kebelet
nih..” kak indah mengedor-gedor pintu. aku dikamar mandi udah berapa menit ya…
lama banget, ini gara-gara aku trus melamun,, sampai lupa deh… “iya kak ni aku
dah mau keluar… tinggal handukan tunggu sebentar…….. akupun keluar dari kamar
mandi. “Andi cepatlah makan lalu berangkat sekolah,.. sudah jam berapa ini,
nanti kau terlambat” “tenang bu Slowww aja aku ga bakalan terlambat ke sekolah”
“kau ini selalu begitu….” Ya dah bu aku berangkat dulu Assalamualaikum…..
“Eits.. sini makan dulu…” “ga usah, makan dikantin ajah… lagian Doni udah
nunggu diperempatan….” “indah… adikmu gimana sih……? “La kok Nanya aku… itukan
anak ibu……” Tapikan adikmu juga, Nasehatin donk…” “Capekbu aku mbilangin Andi….
Semenjak ayah meninggal dia jadi kurang ajar sama aku…’’. aku berjalan dengan
mantapnya menuju sekolah.. karena hari ini akan aku tunjukan kesungguhan
cintaku terhadap Aisyah….dengan semangat 45 akanku tembak Aisyah….. I LOVE YOU
Aisyah …. telah lama kupendam perasaan ini, tapi kini aku bosan memendamnya aku
pingin punya pacar,, seperti teman-temanku yang lain. “Woi An…,Andi tunguin gua…
buru-buru banget sih.. kaya tikus ngejar jangkrik, ada apaan sih……?” Enak aja
Loch ngomong, gua dibilang kaya tikus… loch tuh Werogh” “Y a deh, maaf.. mang
ada apaan sih…” “Hari ini disekolah gua mau nembak Aisyah… gua bosan dengan
kesendirianku ini…” “ Apaa…. loch mau nembak Aisyah,….. yakin bener.. apa dia
mau sama loch” Doni tidak yakin gua bakal diterima Aisyah.., tapi tak apa,
dengan perhatianku selama ini Gua yakin Aisyahbakal nrima Gua dan Gua rasa Aisyah
ada respon sama Gua… Gua akan buktiin ke loch Don, bahwa Gua bakal jadi
pacarnya Aisyah Dan loch tetap njomblo sendirian hwe..hweh…hwehh… “Heh.. Don loch Harus dukung Gua Okey, Loch
akan jadi saksi, bahwa Cewek secantik Aisyah bakal jadi milik Gua…….” “ loch
yakin bener An…” yaiyalah secara ya Gua kan Ganteng”.
Tanpa terasa berjalan
sambil ngobrol sama Doni, sampai juga didepan gerbang sekolah, bersamaan dengan
itu bel masuk pun berbunyi. aku sama doni bergegas menuju kelas. Di depan kelas aku berpapasan dengan
bidadariku betapa cantiknya dia aku terpaku memandangnya Kulitnya yang putih
mulus membuat hatiku terpelet, matanya yang indah membuatku ingin selalu
beesamanya paras wajahnya semakin cantik dengan di balut kerudung yang indah,
dia sempurna bagiku. “ woi ayo masuk”. Doni mengagetiku saat aku terpaku memandang
Aisyah. sepertinya ada yang disembunyiin dari doni dia tidak suka jika aku
dengan Aisyah dia tidak mendukungku. Apakah dia suka dengan Aisyah….? Ahh.., itu tidak mungkin aku tahu dia tidak
suka cewek feminin. Tanpa terasa waktu berjalan dengan cepatnya bell istirahat
telah berbunyi, ini saatnya aku mempersiapkan panahku untuk menancapkan di hati Aisyah. Aisyah tunggulah Arjunamu.
“Don,,, Loch harus nganter Gua Nembak Aisyah ayo cepetan……” aku menarik tangan
Doni.. “An… sepertinya Aisyah sudah punya pacar, Gua takut jika Loch sakit Gua
sini ajah Gua gak ikut” ada apa dengan Doni tidak biasanya dia seperti ini.
Okelah jika loch gak mau membantuku taapa tapi tunggulah Gua akan tetap
menembak Aisyah”. di kantin sekolah aku melihat Aisyah duduk sendirian di
kantin, ini saat yang tepat. aku berjalan menuju Aisyah dengan jantung seperti
mau meledak aku duduk di depannya dan menyapanya. “ Hai Aisyah…” aku bingung
harus mulai dari mana kringat dinginku keluar semua bak bertemu hantu. “ada apa
An… kok sikap loch aneh gitu sih”. perkataan lembutnya membuatku melayang bersiaplah Aisyah anak panahku akan segeraku
lepas. “Aisyah….” ILOVE YOU…” “ Apa
maksudmu An…..?” Aisyah kaget dengan pernyataanku. “Aisyah sejak pertama kita
bertemu, benih-benih cinta itu mulai tumbuh aku tak tahu harus bagaimana kau
sempurna bagiku aku mencintaimu Ais, maukah kau jadi pacarku ?” aku ungkapkan
segala isi hatiku kepada Aisyahsemoga Aisyah menerima cintaku. “ Aaa… apa kau
bilang apa tadi…” Aku mencintaimu Ais..” Andi kuhargai perasaanmu kau baik,
kaupun menyenangkan tapi hatiku sudah menjadi milik orang lain An… aku tidak
bisa menerima cintamu”. Hancur hatiku mendengar pernyataan Aisyah, aku di
tolak aku tak menyangka kalo Aisyah sudah punya pacar oh tidak hatiku terbakar
tanpa debu.
“Kalo aku boleh tahu
Cowok mana yang membuat hatimu luluh Ais…?”. “kaupun kenal An… Dia sahabatmu
aku sudah seminggu berpacaran denganya, dia Doni” “Jadi doni adalah pacarmu”.
hatiku semkin hancur Doni menusukku dari belakang. aku meeteskan air mata, aku
berlari menuju kelas menghampiri doni, ternyata inilah yang disembunyikan Doni.
Aku memukul doni perkelahianpun takterelakan persahabatanku dengan doni rusak
gara-gara cinta. “ Brengsek Loch Don,,,, kau menusukku dari belakang aku gak
nyangka kau adalah sahabatku dari kecil susah dan senang kita lalui bersama.
tapi kenapa kau menusukku dari belakang kau menjalin hubungan dengan Aisyah kau
tahukan kalo aku sangaat maencintainya”. “ Maafkan aku An aku tak jujur
kepadamu tapi inilah kenyataanya Aku juga mencintai Aisyahdan kalo aku jujur
kepadamu pasti inilah yang akan terjadi, cinta ini membuat buta segalanya”. Pada saat itu melisa datang
dan berusaha melerai perkelahianku dengan Doni. “Andi Doni sudahlah……! kalian
berdua adalah sahabat mengapa menjadi seperti ini.. Mari kita selesaikan
masalah ini dengan kepala dingin, Lihat muka kalian sudah penuh dengan darah
sadarlah teman……” akhirnya kita bertiga duduk bersama menyelesaikan masalah dan
aku akhirny mengalah. “ Andi aku
mengerti apa yang kau rasakan.. tapi inilah kenyataannya An… kau mencintaiku
tapi aku mencintai Doni aku menyayanginya.. kau harus terima semua ini An……..
dan ingat kau adalah sahabat baik aku gak mau kalo persahabatan kalian rusak
gara-gara aku, mengertilah An.. “ baiklah kalo itu terbaik buat kalian aku
mengalah berbahagialah kau dengan Aisyah Don… aku bahagia jika kalian bahagia..
dan kita masih sahabat untuk selamanya Don…..” “ Thank’s An…….”. aku menaruh
tangan Doni diatas tanganAisyah, Mungkin inilah yang terbaik aku relakan
cintaku aku gak mau persahabatan rusak Karena cinta.
Hasan S Pribadi
THE END